Assalamualaikum wr.wb
Selamat pagi, semoga dalam
keadaan sehat selalu ya temen temen.
Hari ni gue mau cerita pengalaman
pagi ini, bangun pagi jam 4.30 masih mengumpulkan nyawa sambil mendengarkan
dzikir toa masjid yang kebetulan dekat dengan rumah abang gue, adzan subuh
berkumandang jam 4.40 WIB bergegas saya bangun dari tempat tidur gue langsung
ke kamar mandi untuk cuci muka, sikat gigi lalu ambil wudhu.
Gue masih belum bisa sholat subuh
jamaah di masjid di karenakan kondisi yang masih batuk, takut tertular dengan
yang lain, maka gue sholat di rumah. Setelah sholat selesai seperti biasa saya
dzikir pagi hingga memanjatkan doa. Kali ini bener bener menangis keluar air
mata mengalir, gue hanya manusia biasa yang tak luput dari banyak dosa dan
masalah. Gue memohon ampun kepada allah dan segera di beri jalan yang lancar
untuk urusan dunia dan akhirat.
Jam menunjukan jam 5.15 WIB
segera saya menyalakan air di atas panci untuk di panas kan di kompor guna
mandi air hangat, karena gue biasa klo pagi mandi pakai air hangat, tidak
sampai 5 menit gue menunggu air mendidih segera gue matikan kompor lalu angkat
ke bak ember di dalam kamar mandi. So gue langsung mandii yaa hehe
Selesai mandi gue lihat HP untuk
cek pakaian dinas sekolah menggunakan pakaian apa, setelah tau gue cari pakaian
dan ketemu langsung gue pakai, setelah gue pakai baju segala macem gue siap
siap manasin motor, cek jas hujan yang kemarin habis di gunakan, lalu cek spatu
sudah kering apa belum, cek sarung tangan, cek jaket yang mau di pakai. Setelah
semua siapp pamit dengan abang gue, Ibu gue, berbegas ke motor yang sudah di
panasin.
Oh ya kebetulan gue sakit lama
sudah hampir sebulan tidak masuk kerja, sakit ini lama untuk sembuhnya, rasa
sakit ini yang gue rasakan sungguh mengganggu kegiatan hari hari ku. Setelah
berjuang ke puskesmas tidak sembuh harus di larikan rujukan RSUD, tapi tetep
saja hasilnya membingungkan dokter paru, hanya saja dapet masalah di paru gue
yang sedikit ada asep di paru, dokter menayarankan jangan makan gorengan,
jangan dekat dengan orang yang merokok, kalo di jalan menggunakan jaket yang
tebal dan masker. Semoga sakit saya ini menggugurkan dosa dosa saya yang
menjadi masalah ini.
Sebelum berangkat gue inget Ibu
kepala sekolah, gue segera mengabarkan beliau bahwa saya akan berangkat kerja,
berharap mendapatkan jadwal ngawas.
Motor keluar dari rumah berbegas meninggalkan gapura, sebelum nya saya membaca
terlebih dahulu, sepanjang perjalanan saya dzkir dan berdoa tidak terjadi apa
apa, tapi yang dirasa tetep batuk batuk dan mual mual sepanjang perjalanan. Ya
allah hanya bisa berharap sembuh dari sakit ini. Hanya bisa pasrah meminta
kepada allah saja dan ikhlas yang terjadi saat ini.
Sesampai nya sekolah saya
memarkirkan motor nya di halaman masjid, disana gue bertemu dengan penjaga
sekolah yaitu mas yatno, dan bertemu juga dengan pakde Rokib. Saya bersalaman
dan menyapa mereka semua, masuk depan gapura saya bertemu dengan pak satpam gue
bersalaman dengan mereka dan menyapa. Gue masuk lorong sekolah lalu segera
masuk di ruang guru. Di dalam sudah ramai semua guru guru dan temen temen
seperjuangan. Karena gue udah lama tidak masuk gue di tanya tanya semua dengan
guru guru, bagaimana keadaan nya pak, sudah sehat apa belum, sehat sehat yaa
pak. Gue hanya diem dan senyum ajaa karena gue sekarang mau lebih banyak diem
ketimbang bicara. Karena dulu gue lebih banyak berbicara dan banyak bohong,
sekarang waktunya diem tapi bekerja selesai. Yokk bisa mii ilmi bisa
Jam menunjukan jam 7 WIB sudah di
bagi bagi nama nama pengawas, berharap gue dapat jadwal ngawas, namun gue
justru tidak dapat jadwal ngawas, okee ga apa apa tidak usah di ributkan gue
terima apa adanya. Gue di suruh ngawas di bawah untuk melihat kondisi anak anak
ujian di bawah tidak boleh ke atas. Baik lah yuk semnagat dan berpikir positif,
jam menunjukan 7.30 WIB waktu untuk memulai ujian kelas 7 SMP. Saya tetep pantau
semua di dalam grup Whatsapp, alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Tapi
dapat laporan dengan guru BK sekaligus mengawas di kelas anak gue kena masalah
yaitu tidak membaca surat yassin, sehingga beliau ijin dengan gue untuk
menghukum anak anak yang tidak mengaji, gue ijinkan karena itu sudah hak nya
guru di dalam kelas, gue sebagai walikelas hanya bisa mengikuti saja agar anak
anak bisa berubah.
SEMUA PROSES HARUS BISA DI
JALANKAN, KARENA KALAU PROSES ITU LONCAT YANG MAU KITA DAPAT AKAN MERUSAK
SEGALANYA, MAKA NIKMATILAH PROSES SAAT INI.