Sabtu, 12 Maret 2022

Bangun dari tidur, Bangkit untuk Semangat Hidup

Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi, semoga dalam keadaan sehat selalu ya temen temen.

Hari ni gue mau cerita pengalaman pagi ini, bangun pagi jam 4.30 masih mengumpulkan nyawa sambil mendengarkan dzikir toa masjid yang kebetulan dekat dengan rumah abang gue, adzan subuh berkumandang jam 4.40 WIB bergegas saya bangun dari tempat tidur gue langsung ke kamar mandi untuk cuci muka, sikat gigi lalu ambil wudhu.

Gue masih belum bisa sholat subuh jamaah di masjid di karenakan kondisi yang masih batuk, takut tertular dengan yang lain, maka gue sholat di rumah. Setelah sholat selesai seperti biasa saya dzikir pagi hingga memanjatkan doa. Kali ini bener bener menangis keluar air mata mengalir, gue hanya manusia biasa yang tak luput dari banyak dosa dan masalah. Gue memohon ampun kepada allah dan segera di beri jalan yang lancar untuk urusan dunia dan akhirat.

Jam menunjukan jam 5.15 WIB segera saya menyalakan air di atas panci untuk di panas kan di kompor guna mandi air hangat, karena gue biasa klo pagi mandi pakai air hangat, tidak sampai 5 menit gue menunggu air mendidih segera gue matikan kompor lalu angkat ke bak ember di dalam kamar mandi. So gue langsung mandii yaa hehe

Selesai mandi gue lihat HP untuk cek pakaian dinas sekolah menggunakan pakaian apa, setelah tau gue cari pakaian dan ketemu langsung gue pakai, setelah gue pakai baju segala macem gue siap siap manasin motor, cek jas hujan yang kemarin habis di gunakan, lalu cek spatu sudah kering apa belum, cek sarung tangan, cek jaket yang mau di pakai. Setelah semua siapp pamit dengan abang gue, Ibu gue, berbegas ke motor yang sudah di panasin.

Oh ya kebetulan gue sakit lama sudah hampir sebulan tidak masuk kerja, sakit ini lama untuk sembuhnya, rasa sakit ini yang gue rasakan sungguh mengganggu kegiatan hari hari ku. Setelah berjuang ke puskesmas tidak sembuh harus di larikan rujukan RSUD, tapi tetep saja hasilnya membingungkan dokter paru, hanya saja dapet masalah di paru gue yang sedikit ada asep di paru, dokter menayarankan jangan makan gorengan, jangan dekat dengan orang yang merokok, kalo di jalan menggunakan jaket yang tebal dan masker. Semoga sakit saya ini menggugurkan dosa dosa saya yang menjadi masalah ini.

Sebelum berangkat gue inget Ibu kepala sekolah, gue segera mengabarkan beliau bahwa saya akan berangkat kerja, berharap mendapatkan  jadwal ngawas. Motor keluar dari rumah berbegas meninggalkan gapura, sebelum nya saya membaca terlebih dahulu, sepanjang perjalanan saya dzkir dan berdoa tidak terjadi apa apa, tapi yang dirasa tetep batuk batuk dan mual mual sepanjang perjalanan. Ya allah hanya bisa berharap sembuh dari sakit ini. Hanya bisa pasrah meminta kepada allah saja dan ikhlas yang terjadi saat ini.

Sesampai nya sekolah saya memarkirkan motor nya di halaman masjid, disana gue bertemu dengan penjaga sekolah yaitu mas yatno, dan bertemu juga dengan pakde Rokib. Saya bersalaman dan menyapa mereka semua, masuk depan gapura saya bertemu dengan pak satpam gue bersalaman dengan mereka dan menyapa. Gue masuk lorong sekolah lalu segera masuk di ruang guru. Di dalam sudah ramai semua guru guru dan temen temen seperjuangan. Karena gue udah lama tidak masuk gue di tanya tanya semua dengan guru guru, bagaimana keadaan nya pak, sudah sehat apa belum, sehat sehat yaa pak. Gue hanya diem dan senyum ajaa karena gue sekarang mau lebih banyak diem ketimbang bicara. Karena dulu gue lebih banyak berbicara dan banyak bohong, sekarang waktunya diem tapi bekerja selesai. Yokk bisa mii ilmi bisa

Jam menunjukan jam 7 WIB sudah di bagi bagi nama nama pengawas, berharap gue dapat jadwal ngawas, namun gue justru tidak dapat jadwal ngawas, okee ga apa apa tidak usah di ributkan gue terima apa adanya. Gue di suruh ngawas di bawah untuk melihat kondisi anak anak ujian di bawah tidak boleh ke atas. Baik lah yuk semnagat dan berpikir positif, jam menunjukan 7.30 WIB waktu untuk memulai ujian kelas 7 SMP. Saya tetep pantau semua di dalam grup Whatsapp, alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Tapi dapat laporan dengan guru BK sekaligus mengawas di kelas anak gue kena masalah yaitu tidak membaca surat yassin, sehingga beliau ijin dengan gue untuk menghukum anak anak yang tidak mengaji, gue ijinkan karena itu sudah hak nya guru di dalam kelas, gue sebagai walikelas hanya bisa mengikuti saja agar anak anak bisa berubah.

SEMUA PROSES HARUS BISA DI JALANKAN, KARENA KALAU PROSES ITU LONCAT YANG MAU KITA DAPAT AKAN MERUSAK SEGALANYA, MAKA NIKMATILAH PROSES SAAT INI.

Kamis, 10 Maret 2022

Pikiran Negatif Akan Berdampak Buruk Kedepanya, Maka Ubah Pola Pikir Menjadi Positif

Assalamualaikum wr.wb

Selamat sore semua kembali lagi dengan gue ilmiawan bisa di panggil ilmi, dan anto. 

Sebelum nya enakan pake Gue ya dari pada saya. Jadi gini gue mau cerita semua nya pada kalian semua, bahwa rabu kemarin setelah pulang dari RSUD Depok gue di ajak ni sama abang dan kaka ipar ke rumah umi, oh ya umi itu ibu sambung gua yaa, klo ibu kandung gue itu Ibu Tari gue panggil nya. 

Oke gue di teken kembali kejujuran gue di rumah ini dengan abang gue, gue di tanya semua hall yang menyangkut dengan diri pribadi gue, yak soal masalah yang begitu berat yang gue hadapi. 

Seiring jalan menggunakan mobil melaju ke rumah umi di tangerang pasar kemis dengan menempuh waktu 1 jam setengah melalui toll Alhamdulillah lancar tidak ada hambatan kemacetan apapun. Sesampai nya di rumah umi semua duduk dan istirahat minum teh, baru mulai pembicaraan yang interen pada diri gue sendiri masalah yang gue, Yak yaitu pinjaman online dan pinjaman dengan temen. Ini masalah besar bagi gue yang saat ini hadapi. 

Jadi temen temen semua di harapkan pengalaman gue ini jangan di tiru yaa. karena akan berdampak ni pada diri kalian mulai dari psikis loe yang terganggu, kesehatan loe yang terganggu, semua dari ujung sampe kaki loe ngerasain sakit karena kepikiran cicilan loe yang membengkak atau bahkan sepintas loe di hantui dengan depcolector yang menagih hutang. Jadi untuk kalian jangan pernah ikuti jejak gue. Cukup stop diri gue sendiri. Gue mau berubah dan ga mau lagi jatuh kelobang yang sama. 

Jujur ini akibat dari semua kebohongan gue yang sok kuat, sok royal, sok bahagia in orang, padahal diri sendiri tidak bahagia. So itu jadi pelajaran yang berharga bagi gue sendiri. Kesederhanaan dan peluang yang di ambil memang harus perlu pikir panjang kedepan, jangan asal hidup kuat nyatanya bobrok loh, ini yang terjadi pada diri gue sendiri.

Dari pribadi yang sangat dalam gue hanya bisa meminta maaf pada diri sendiri, meminta maaf kepada kedua orang tua ibu gue ibu tari, umi Nur, meminta maaf kepada abang gue, kaka ipar, dan ponakan. Meminta maaf pada temen seperjuangan di sekolah, meminta maaf yang sudah sudi di merepotkan dengan masalah gue. Jujur gue yang salah gue sendiri yang mulai tapi gue ga bisa tanggung jawab. Kepribadian gue harus bisa lebih bertanggung jawab pada diri sendiri, doain selalu semoga satu persatu semua urusan selesai, sekali lagi mohon maaaf yang paling dalam. 

Oh yaa gue juga ga lupa pada semua yang terlibat pada diri gue gue Terimakasih dan minta maaf, pengalaman gue ini bagus untuk di rubah pola pikir gue. Terimakasih temen temen yang sudah memberikan solusi kepada abang saya sudah datang ke sekolah mencari info tentang diri gue, saya sendiri juga meminta maaf dan Terimakasih sudah merepotkan pikiran kalian, dan di pusingkan juga dengan masalah gue. Gue sekarang ga bisa janji, tapi gue sekarang hanya membuktikan bahwa gue bisa melawan diri sendiri untuk menahan untuk tidak berlebih lebihan. Terimakasih selalu di ingetkan agar tidak terjadi pada lobang yang sama. Sekarang waktunya bekerja keras! Lawan rasa malas! Lawan rasa berlebihan! 

Ada kutipan ayat yang bener bener ngena di diri gue yaitu ini :

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." QS. Ar Rad : 11.

Dan ini juga :

"Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu." -Ali bin Abi Thalib.

Nah mulai dari situ gue berfikir buang sifat kejelekan dengki, iri hati pada diri sendiri, jadi ubah pola pikir yang positif positif dan positif, insyallah gue pasti bisa lakuin semua ujian ini. Mulai sekarang gue rancang kehidupan gue hari hari gue bulan demi bulan gue harus buat jadwal untuk diri gue sendiri. 

Percaya sama diri sendiri, percaya sama Allah SWT, percaya pada nabi dan rosul yuk bisa insyallah kedepan masa depan yang lebih bagus. sekarang ga bisa janji, sekarang waktunya pembuktian yang nyata. Yuk bisa mi ilmi bisa Bismillah


JANGAN PERNAH MENCOBA BERPIKIRAN YANG NEGATIF, MAKA AKAN MENDAPATKAN RASA YANG BURUK KEDEPANYA, YUK COBA UBAH POLA PIKIR YANG NEGATIF UNTUK MASA DEPAN YANG CERAH.



Selasa, 08 Maret 2022

Sakit ku rasa, pendem semua rasa

 Assalamualaikum selamat pagiii. 

Depok, 9 Maret 2022 RSUD Depok

Pagi ini saya keluar dari rumah, jam 5.10 setelah sholat subuh, pintu sudah buka dan pamit sama ibu (Tari), ijin pamit ke abang saya lewat WA, tapi hanya ceklis, lalu saya keluar buka pintu rumah ga lama abang saya keluar menanyakan kemana saya, saya jawab mau control lagii ke rs sambil ngambil rongsen. Abang jawab lagi, serius mau kmna  udah makan dan ongkos nya masih ada apa gaa. Saya jawab lagi masih ada ko cukup mas, keluar lagi ngasih ongkos yg lumayan besar. Terus saya pakai sepatu siap siap jalan dia bilang lagi ini serius mau kemana, jangan pernah bohong nanti akibat nya seperti itu (nunjuk ibu tari). Ini aku ke rsud ada berkas nyaa, ini ambil darah, ini ambil rongsen. Ohh yaudah hati hati siang langsung pulang jangan kemana mana. Jawab lagi saya Iyaa


Saya langsung jalan ke RSUD Depok menggunakan motor, tidak sampai 5 menit saya sampai parkir motor, lalu saya mengarah ke gedung C untuk antri nomer, Alhamdulillah tidak usah pakai coret noner di tangan lagi, kali ini saya bisa duduk antrian.

Setelah menikmati udara sejuk nya depok saya kembali di Chat pribadi dengan Kaka ipar beliau chat.

Kaka : Assalamualaikum om dimana, 

Saya : di RS mbak gmna mbak, 

kaka :Ohh berobat lagi? Gpp

saya : Iya mbak

Kaka : Share location yaa to, di suruh mas, share buat jam 8.

Saya : langsung kirim share location

Kaka : okee om kabari kata mas

Saya : iya mbak


Oke berarti jelas ya, khawatir berlebih abang ke saya, tapi saya sudah umur 27 Tahun, dan berada di bawah tekanan yang keluar aja harus share location, kalo seperti ini terus mau sampai kapan saya bisa berontak ingin hidup bebas tanpa di bawah tekanan, artinya ingin berdiri sendiri kaki saya sendiri. Saya memang hidup numpang bersama abang, tapi saya ingin pikiran saya jernih tanpa juga pikiran ketakutan di marahin, di bentak ga di bolehin. Umur 27 tahun ini seharus nya ga usah seperti anak kecil lagi, seharus nya bisa jadi temen yang bisa jadi tempat curhat.

Kemana mana harus share location, ga boleh ini itu, harus di rumah aja jagain ibu tari, saya juga butuh kerjaan, apapun kerjaan saya di jakarta klo dalam keadaan saya memang sakit atau ga kuat pulang pasti sya nginep di jakarta, tapi ke inginan abang saya harus pulang pergi, dia ga tau yang saya rasain di dalam tubuh saya ini bagaimana. Kalo memang dia khawatir lebih sama saya dan ga percaya sama saya silahkan anter saya, saya yang rasain sakit ini bagaimana 4 minggu tidak sembuh sembuh. Ini karena ada BPJS aja saya berani ke rumah sakti sendiri, kalo ga ada BPJS yaudah saya hanya bisa diem aja ngerasain sakit saya ini apa juga ga tau, Alhamdulillah sudah langsung ke tanganin di RSUD ini, dan dicek saya terkena paru.



Waktu saya batuk darah keluar banyak darah, yang langsung di tolongin diri sendiri lalu menghubungi teman saya yaitu mas H. Minta tolong anterin saya bawa orderan. Oh ya kebetulan saya driver shopee food yaa. Jadi pas banget saya dapat orderan pas juga saya batuk darah. Terus orderan selesai langsung ke bang T yg ada di kebayoran disana makan dan nenangin kondisi saya yang habis batuk darah.

Setelah itu saya chat pribadi ke Umi, umi anto batuk darah terus umi chat ke abang saya, berbagi macam kemarahan abang saya yaudah akhirnya saya pulang sabtu pagi nya.


Saya minta ke dokter hanya jawaban nya istirahat aja udeh percaya sama gua sembuh lu, maaf gua lagi ga ada uang banyak.

Okee saya terima yg di bilang abang saya. Tapi saya ga hanya buntu disitu aja, saya ubah BJPS saya jadi BPJS mandiri, saya urus sendiri BPJS nya, Alhamdulillah akhirnya punya BPJS dan aktif baru februari. 


Nah di bulan februari pertengahan saya merasa ga enak badan batuk batuk mual mual, saya berangkat sendiri ke puskesmas. Lagi lagi saya bilang ke abang, saya ke puskesmas yaa. Ohh iyaa okee. Dengan simpel seperti itu. Oke saya jalan ke puskes sendirian.


Selang seminggu berikut nyaa kaka ipar kena covid 19. Behh itu ribet nya sampe marah marah terus, begitu khawatir istri nya sendiri ketimbang sodara kandung nya sakit itu ga pernah di anter atau apa. Tapi ga apa apa ini yg saya mau saya bisa berdiri sendiri kaki sendiri untuk mengurus sakit nya saya.


Oke cukup dari saya hari ini, semoga semua dalam keadaan dalam sehat walafiat, yang baik di ambil, yang buruk dari saya jangan diambil. Tulisan ini hanya curhatan hati saya, saya capek cerita ke orang tapi orang lain tidak punya solusi atau bahkan jadi buah bibir alias di gosipin. 


MENJADI DIRI SENDIRI ITU LEBIH TENANG KETIMBANG MASUK KEPRANGKAP ATURAN YANG MEMBUAT TIDAK BISA BERKEMBANG DAN SELALU DI ATUR ATUR. UMUR SUDAH TUA TAPI TETAP SEPERTI ANAK KECIL TIDAK BOLEH INI ITU KESANA KESINI! LAWAN ATAU TERTINDAS